Sukoharjo, 17 September 2026 — Tiga hari penuh kebersamaan, pembelajaran, kreativitas, dan semangat baru telah menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa baru STMIK AMIKOM Surakarta melalui kegiatan Pengembangan Potensi Mahasiswa (PPM) 2026. Mengusung tagline “Menyatukan Langkah, Mengukir Masa Depan”, kegiatan yang berlangsung pada Selasa–Kamis, 15–17 September 2026 ini diselenggarakan secara tatap muka penuh di lingkungan kampus STMIK AMIKOM Surakarta.

Hari pertama, Selasa (15/9), bertempat di Aula Basement kampus, PPM 2026 resmi dimulai melalui Opening Ceremony. Rangkaian pembukaan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars AMIKOM, sambutan Ketua Pelaksana PPM 2026, serta sambutan Ketua STMIK AMIKOM Surakarta, Muhammad Setiyawan, M.Kom. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Muhammad Nur Juniadi, M.M., penyematan co-card, doa, dan penutup.

Memasuki rangkaian utama, mahasiswa baru diajak mengenal lebih dekat lingkungan dan kehidupan akademik melalui pengenalan lembaga, ice breaking, serta materi yang memberikan gambaran lebih luas mengenai dunia perguruan tinggi. Salah satu sesi menghadirkan video sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait PKKMB, kemudian dilanjutkan dengan materi Sistem Perguruan Tinggi di Indonesia yang disampaikan oleh Nurhidayanto, M.Pd.

Tidak hanya berbicara mengenai akademik, mahasiswa baru juga diperkenalkan pada berbagai layanan yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka selama menempuh pendidikan. Nuryanto, S.Kom. memberikan pengenalan mengenai SIAKAD, sementara Dian Septiani, S.IP. membawakan sesi user education. Di sela-sela materi, ice breaking menjadi ruang untuk mencairkan suasana sekaligus membangun interaksi antarmahasiswa.

Hari pertama ditutup dengan materi mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Riyan Abdul Aziz, M.Kom. Materi ini menjadi pengingat bahwa kehidupan kampus bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Semangat kebersamaan berlanjut pada hari kedua, Rabu (16/9). Setelah checking panitia, mahasiswa mengikuti materi Pengenalan Nilai Budaya, Etika, Tatakrama, dan Norma Kehidupan Kampus di STMIK AMIKOM Surakarta yang disampaikan oleh Nina Dewi Lashwaty, S.E., M.Si. Sesi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memahami nilai dan tata kehidupan sebagai bagian dari keluarga besar kampus.

Suasana semakin hidup dengan yel-yel kelompok yang menggugah semangat. Mahasiswa kemudian mendapatkan wawasan mengenai Keamanan Media Sosial dari Lilik Sugiarto, M.Kom. Setelah jeda ice breaking, kegiatan berlanjut dengan materi Anti Korupsi oleh Dr. Hadis Turmudi, S.H., M.H., serta materi Anti Judi Online yang disampaikan oleh Kepolisian Sektor Kartasura.

Beragam materi pada hari kedua membawa satu pesan penting: menjadi mahasiswa bukan sekadar memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, tetapi juga memasuki fase kehidupan yang menuntut tanggung jawab, etika, kesadaran sosial, dan kemampuan mengambil keputusan secara bijak.

Kamis (17/9) menjadi hari terakhir sekaligus bagian yang paling semarak dalam rangkaian PPM 2026. Setelah checking panitia, kegiatan berpindah ke halaman depan kampus. Mahasiswa disambut dengan parade dan sosialisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Berbagai UKM memperkenalkan aktivitas dan ruang pengembangan diri yang dapat diikuti mahasiswa sesuai minat dan bakat masing-masing.

Pengenalan panitia, pendaftaran UKM, dan ice breaking kemudian mengantarkan mahasiswa pada sesi pentas seni peserta. Kreativitas, keberanian, dan kekompakan tampil dalam berbagai pertunjukan yang membuat suasana semakin meriah. Untuk sejenak, ruang kampus berubah menjadi panggung tempat mahasiswa baru menunjukkan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk tumbuh dan bersinar dengan caranya sendiri.

Menjelang akhir kegiatan, Closing Ceremony dilaksanakan dengan rangkaian pembukaan, laporan kegiatan PPM, pelepasan co-card, doa, dan penutup. Setelah ishoma dan ice breaking, suasana kembali semarak dengan pengumuman para juara serta hiburan dari UKM AMOS. Rangkaian panjang tersebut kemudian diakhiri dengan evaluasi panitia sebagai bentuk refleksi atas seluruh proses penyelenggaraan PPM 2026.

Usailah sudah kegiatan PPM 2026. Namun, berakhirnya tiga hari kegiatan bukan berarti berakhir pula semangat yang telah dibangun. Justru, dari sinilah perjalanan baru mahasiswa STMIK AMIKOM Surakarta dimulai.

Tiga hari mungkin terasa singkat. Akan tetapi, di dalamnya tersimpan banyak perkenalan, pengalaman, tawa, pembelajaran, keberanian, dan langkah-langkah kecil menuju masa depan. Dari aula, halaman kampus, materi-materi yang membuka wawasan, hingga pentas seni yang mempertemukan beragam talenta, PPM 2026 telah menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kampus sekaligus mengenal satu sama lain.

“Menyatukan Langkah, Mengukir Masa Depan” bukan sekadar tagline. Ia menjadi semangat yang diharapkan terus dibawa mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik: melangkah bersama, bertumbuh bersama, dan mengembangkan potensi untuk meraih masa depan.

Selamat datang di keluarga besar STMIK AMIKOM Surakarta. PPM 2026 boleh usai, tetapi perjalanan untuk mengukir masa depan baru saja dimulai.