KLATEN – Semangat transformasi digital terus didorong hingga ke tingkat desa. Sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat, dosen dan mahasiswa Kewirausahaan Kelas VB program studi Diploma Tiga Manajemen Informatika AMIKOM Surakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pelatihan Literasi Digital dan Pendampingan Implementasi Sistem Manajemen Berbasis Teknologi Artificial Intelligence (AI) bagi Pelaku Usaha UMKM Desa Gadungan, Wedi, Klaten.”

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 2 November 2026, di Desa Gadungan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat dengan dukungan pendanaan internal LPPM STMIK AMIKOM Surakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pelaksana PKM yang diketuai oleh Eko Hariadi, S.Pd., M.Kom. selaku dosen tetap AMIKOM Surakarta yang sekaligus praktisi kewirausahaan, dengan melibatkan dosen, mahasiswa Kewirausahaan Kelas VB, pelaku UMKM, serta Pemerintah Desa Gadungan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Tidak sekadar menyampaikan materi, kegiatan ini juga menghadirkan pendampingan secara langsung agar para pelaku UMKM dapat mengenal, memahami, dan mulai menerapkan teknologi digital serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam aktivitas usaha mereka.

Membekali UMKM dengan Keterampilan Digital di Era Kecerdasan Buatan

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaku usaha, termasuk UMKM di wilayah pedesaan. Pemanfaatan teknologi digital dan AI bukan lagi sekadar pilihan, melainkan peluang strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, efisiensi operasional, dan daya saing produk.

Melalui pelatihan ini, para peserta mendapatkan wawasan dan praktik mengenai berbagai materi, mulai dari pengenalan literasi digital, pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung manajemen usaha, pengelolaan administrasi dan operasional bisnis, hingga strategi pemasaran digital.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan pendampingan implementasi sistem manajemen usaha berbasis teknologi AI. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pekerjaan, menyusun informasi usaha, mendukung pengambilan keputusan, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan inovatif.

 

Mahasiswa Hadir, Belajar, dan Berkontribusi untuk Masyarakat

Keterlibatan mahasiswa Kewirausahaan Kelas 5B menjadi bagian penting dalam kegiatan PKM ini. Melalui keterlibatan secara langsung di tengah masyarakat, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga berkesempatan mengimplementasikan ilmu kewirausahaan yang telah dipelajari di bangku perkuliahan.

Interaksi dengan para pelaku UMKM memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami kondisi riil dunia usaha, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelaku bisnis, serta melihat secara langsung bagaimana teknologi dapat menjadi solusi dalam pengembangan usaha.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran kolaboratif yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kreativitas, kemampuan beradaptasi, dan semangat kewirausahaan.

Membangun UMKM Desa yang Adaptif dan Berdaya Saing

Pelaksanaan PKM di Desa Gadungan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas dan kualitas pengelolaan UMKM. Melalui penguasaan literasi digital dan pengenalan teknologi AI, para pelaku usaha diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan bisnis, meningkatkan produktivitas, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan inovasi sesuai kebutuhan pasar.

Lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, program ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem UMKM desa yang lebih modern, mandiri, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Sinergi antara perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, pelaku usaha, dan pemerintah desa menjadi kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal dan pemanfaatan teknologi.

Tim pelaksana PKM berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata, tetapi dapat menjadi awal dari pendampingan dan kolaborasi berkelanjutan sehingga pemanfaatan teknologi digital dan AI benar-benar memberikan manfaat bagi keberlangsungan usaha masyarakat.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada LPPM STMIK AMIKOM Surakarta atas dukungan pendanaan internal, Pemerintah Desa Gadungan atas fasilitasi dan kerja samanya, seluruh pelaku UMKM yang telah berpartisipasi aktif, serta dosen, mahasiswa Kewirausahaan Kelas 5B, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Bersama UMKM, Membangun Usaha Digital, Mewujudkan Desa yang Mandiri dan Berdaya Saing.

Melalui kegiatan ini, STMIK AMIKOM Surakarta terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sebab, kemajuan teknologi akan semakin bermakna ketika ilmu pengetahuan tidak hanya berkembang di lingkungan kampus, tetapi juga hadir, dirasakan, dan memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.