Surakarta, Jumat 20 Februari 2026 — Komitmen peningkatan mutu pendidikan tinggi kembali ditegaskan melalui kegiatan PINARAK SERIES “Asistensi Penjaminan Mutu Eksternal” yang diselenggarakan di Kampus I Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat pemahaman, menyelaraskan langkah, serta membangun optimisme perguruan tinggi dalam meraih akreditasi institusi dengan predikat “Unggul.”

Dalam kesempatan tersebut, LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah memberikan motivasi dan arahan kepada STMIK AMIKOM Surakarta agar menyiapkan effort yang terstruktur dan terukur dalam proses meraih Akreditasi Institusi “Unggul.” Dorongan tersebut tidak sekadar menjadi wacana, melainkan panggilan untuk melakukan langkah konkret dan sistematis dalam penguatan tata kelola serta budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.

Gap Analysis sebagai Langkah Strategis

Sebagai tindak lanjut, AMIKOM akan melaksanakan Gap Analysis, yakni proses analisis menyeluruh terhadap kebutuhan dan standar yang diisyaratkan dalam Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 4.1. Melalui pendekatan ini, institusi akan mengevaluasi capaian yang telah diraih, mengidentifikasi kesenjangan yang masih ada, serta merumuskan strategi perbaikan berkelanjutan.

Evaluasi diri yang komprehensif menjadi fondasi utama dalam proses tersebut. Tidak hanya memetakan kekuatan dan kelemahan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh unsur tridarma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—berjalan selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi serta prinsip tata kelola yang baik (good university governance).

Optimisme Menuju Predikat Unggul

Dalam forum asistensi ini ditegaskan bahwa predikat “Unggul” bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diraih. Dengan perencanaan matang, komitmen pimpinan, keterlibatan sivitas akademika, serta konsistensi dalam implementasi sistem penjaminan mutu internal, AMIKOM diyakini mampu meningkatkan kualitas institusi secara berkelanjutan.

Semangat kolaboratif dan budaya mutu yang terus dibangun menjadi modal penting. Asistensi eksternal seperti ini diharapkan mampu memberikan perspektif objektif sekaligus memperkaya strategi pengembangan institusi.

Perwakilan dan Komitmen Institusi

Pada kesempatan tersebut, STMIK AMIKOM Surakarta diwakili oleh Nurhidayanto, M.Pd. selaku Kepala Unit Penjaminan Mutu dan Yeni Fitriati, S.Kom. selaku Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Kehadiran keduanya mencerminkan keseriusan institusi dalam mengawal proses penjaminan mutu secara terintegrasi, baik dari sisi akademik maupun tata kelola administrasi.

Partisipasi aktif dalam kegiatan PINARAK SERIES ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan LLDikti, sekaligus menegaskan komitmen AMIKOM dalam membangun sistem mutu yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada keunggulan.

Melalui langkah strategis yang terencana dan dukungan berbagai pihak, AMIKOM optimistis dapat melangkah mantap menuju Akreditasi Institusi yang lebih baik menjadikan mutu sebagai budaya, dan keunggulan sebagai identitas institusi.