Pada Selasa, 3 Maret 2026, suasana Aula Balai Desa Doplang tampak lebih hidup dari biasanya. Puluhan ibu-ibu PKK, kader Posyandu, perangkat desa, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STMIK AMIKOM Surakarta berkumpul dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) PKK dan Kader Posyandu Desa Doplang. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pengabdian masyarakat mahasiswa KKN yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Bapak Indrawan Ady Saputro, M.Kom.
Rapat koordinasi ini menjadi agenda penting bagi organisasi kemasyarakatan di desa, sekaligus menjadi ruang silaturahmi, koordinasi program, serta penyampaian berbagai informasi yang berkaitan dengan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Acara dimulai dengan pembukaan yang khidmat, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PKK, serta Lagu Dasa Wisma. Seluruh peserta mengikuti dengan penuh semangat, mencerminkan kebersamaan dan komitmen dalam mendukung kegiatan organisasi serta pembangunan masyarakat desa.
Memasuki sesi sambutan, beberapa tokoh penting Desa Doplang turut memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta. Sambutan pertama disampaikan oleh Bapak Lurah Sony, yang menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah desa, kader kesehatan, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan desa.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Ketua PKK Desa Doplang, yang mengapresiasi semangat para kader PKK dan Posyandu dalam menjalankan tugas sosial di tengah masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa peran kader sangat vital dalam menyampaikan informasi kesehatan, pendidikan keluarga, serta kegiatan sosial lainnya.
Sementara itu, Ibu Bidan Desa turut menyampaikan pesan terkait pentingnya menjaga kesehatan keluarga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang tersedia di desa.
Memasuki sesi inti kegiatan, beberapa narasumber menyampaikan materi yang berkaitan dengan program desa dan kesehatan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN STMIK AMIKOM Surakarta juga mendapatkan ruang untuk berbagi pengetahuan kepada masyarakat melalui sosialisasi bertema bahaya phishing.
Phishing merupakan salah satu bentuk penipuan digital yang saat ini semakin marak terjadi. Penipuan ini biasanya dilakukan melalui pesan singkat, media sosial, email, maupun tautan palsu yang bertujuan mencuri data pribadi seperti kata sandi, informasi perbankan, hingga kode OTP.
Dalam sosialisasi yang disampaikan, mahasiswa KKN menjelaskan secara sederhana namun jelas mengenai berbagai ciri-ciri pesan phishing, seperti penggunaan bahasa yang mendesak, permintaan data pribadi, hingga tautan yang mencurigakan. Selain itu, peserta juga diberikan tips praktis untuk menghindari penipuan digital, seperti tidak sembarangan mengklik tautan, tidak membagikan kode OTP kepada siapa pun, serta selalu memastikan sumber informasi yang diterima.
Materi ini mendapat perhatian besar dari para peserta, khususnya ibu-ibu PKK yang dalam kesehariannya aktif menggunakan telepon seluler dan media sosial. Antusiasme terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, mulai dari pengalaman menerima pesan mencurigakan hingga cara membedakan informasi yang benar dan yang berpotensi sebagai penipuan.
Setelah sesi penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi lain-lain, yang berisi diskusi terbuka serta penyampaian informasi terkait kegiatan masyarakat Desa Doplang ke depan. Diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penutup sebagai tanda berakhirnya rapat koordinasi hari itu.
Melalui kegiatan ini diharapkan para ibu-ibu PKK dan kader Posyandu Desa Doplang dapat semakin memahami risiko penipuan digital seperti phishing. Tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga mampu menyebarkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat sekitar, sehingga penggunaan teknologi digital dapat dilakukan dengan lebih aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Kehadiran mahasiswa KKN STMIK AMIKOM Surakarta dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan literasi digital masyarakat desa. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga dibagikan secara langsung kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Semangat berbagi ilmu, mengabdi kepada masyarakat, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah inilah yang menjadi nilai penting dari perjalanan para mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi.
Saatnya Giliran Kamu Mengikuti Jejak Mereka
Kakak-kakak mahasiswa telah membuktikan bahwa kuliah bukan hanya tentang belajar di kelas, tetapi juga tentang bermanfaat bagi masyarakat dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Jika kamu juga ingin mengikuti jejak mereka dan menjadi bagian dari generasi muda yang kreatif, inovatif, serta siap menghadapi era digital, kamu bisa melanjutkan pendidikan di STMIK AMIKOM Surakarta.
Bagi yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar penerimaan mahasiswa baru, program studi, maupun kegiatan kampus lainnya, silakan langsung bertanya melalui WhatsApp di nomor berikut:
📞 +62 813-2930-3450
Jangan ragu untuk bertanya dan menggali informasi.
Masa depan besar selalu dimulai dari langkah kecil hari ini.
Siapa tahu, beberapa tahun ke depan, giliran kamu yang mengabdi kepada masyarakat melalui program KKN seperti kakak-kakak mahasiswa STMIK AMIKOM Surakarta. 🌟





