Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali – Upaya mendorong kemajuan teknologi informasi di lingkungan perdesaan terus digalakkan melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif. Salah satu di antaranya diwujudkan melalui kegiatan Sarasehan Peran Pemuda Karangtaruna dalam Optimalisasi IT di Perdesaan yang diselenggarakan pada Sabtu malam, 14 Maret 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, bertempat di Desa Gumukrejo, Teras, Boyolali.
Kegiatan sarasehan ini menjadi ruang dialog sekaligus wadah pembelajaran bagi para pemuda desa, khususnya anggota Karangtaruna, untuk memahami peran strategis teknologi informasi dalam mendorong pembangunan desa. Acara berlangsung dengan suasana hangat, penuh diskusi konstruktif, serta dihadiri oleh mahasiswa, pemuda Karangtaruna, dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Acara dipandu oleh Muhammad Rafi Maliki, mahasiswa STMIK AMIKOM Surakarta, yang bertindak sebagai pembawa acara. Dengan pembawaan yang komunikatif, ia mampu menghidupkan suasana sarasehan sehingga jalannya diskusi berlangsung interaktif dan menarik.
Pada sesi pemaparan pertama, Dr. Hadis Turmudi, S.H., M.H. dosen tetap Program Studi Informatika STMIK AMIKOM Surakarta sekaligus Penulis Buku, menyampaikan materi mengenai landasan organisasi kepemudaan tersebut. Dalam penjelasannya, ia menguraikan berbagai aspek penting terkait legalitas Karangtaruna, peran strategisnya dalam pembangunan sosial, serta tugas dan fungsi Karangtaruna sebagai organisasi kepemudaan yang tumbuh dari masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Karangtaruna memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pembangunan desa apabila mampu dikelola secara profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Oleh karena itu, ia juga menjelaskan berbagai strategi untuk mengoptimalkan peran Karangtaruna, mulai dari penguatan organisasi, peningkatan kapasitas anggota, hingga pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana pengembangan kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Memasuki sesi kedua, Tommy Dwi Putra, M.Kom. dosen tetap Program Studi Teknologi Informasi STMIK AMIKOM Surakarta sekaligus seorang Data Scientist, menyampaikan materi yang berfokus pada pemanfaatan teknologi secara produktif dalam kehidupan masyarakat desa.
Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan yang bernilai ekonomi dan sosial. Salah satu contoh yang ditekankan adalah digitalisasi UMKM desa, di mana pelaku usaha lokal dapat memperluas jangkauan pasar melalui platform digital, media sosial, dan website desa.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya penguatan literasi digital bagi masyarakat desa agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan produktif. Menurutnya, literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup pemahaman tentang etika digital, keamanan data, serta kemampuan memanfaatkan informasi secara tepat.
Tak kalah penting, ia juga menekankan perlunya kolaborasi sosial di masyarakat desa dalam memanfaatkan teknologi informasi. Sinergi antara pemerintah desa, pemuda Karangtaruna, akademisi, serta masyarakat luas dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem digital desa yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) turut memaparkan hasil program kerja mereka berupa pembuatan website Desa Gumukrejo. Website tersebut dirancang sebagai pusat informasi desa sekaligus sarana promosi potensi lokal, baik dalam bidang ekonomi, budaya, maupun kegiatan masyarakat.
Melalui platform digital tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses berbagai informasi desa, mulai dari kegiatan pemerintahan, program pembangunan, hingga promosi produk UMKM lokal. Kehadiran website ini juga diharapkan mampu menjadi langkah awal menuju transformasi digital desa yang lebih luas.
Sarasehan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia akademik, pemuda desa, dan masyarakat dapat menghasilkan gagasan serta inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan desa. Dengan semangat kebersamaan dan pemanfaatan teknologi yang tepat, pemuda Karangtaruna diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mendorong kemajuan desa di era digital.
Sebagai bagian dari komitmen dalam mengembangkan pendidikan dan sumber daya manusia di bidang teknologi, STMIK AMIKOM Surakarta saat ini juga membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Kesempatan ini terbuka bagi para calon mahasiswa yang ingin mengembangkan potensi serta membangun karier di bidang informatika, multimedia, dan teknologi digital.
Melalui berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini, kampus ini terus berupaya mencetak generasi muda yang profesional, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Bagi calon mahasiswa yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program studi, proses pendaftaran, maupun berbagai peluang beasiswa, dapat menghubungi Bagian Humas melalui layanan berikut:
Informasi PMB
WhatsApp: +62 813-2930-3450
Dengan bergabung bersama STMIK AMIKOM Surakarta, para calon mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari kampus teknologi yang terus berkembang serta berkontribusi dalam menciptakan inovasi digital bagi masyarakat. Masa depan teknologi dapat dimulai dari langkah pendidikan hari ini.




